Di balik setiap tumbuhan tersimpan kisah, nilai, dan pengetahuan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Buku Etnobotani, Karia, dan Simbol: Jejak Tumbuhan dalam Warisan Budaya mengajak pembaca menelusuri hubungan yang erat antara manusia, alam, dan budaya melalui ritual karia masyarakat Muna. Buku ini mengungkap bagaimana berbagai tumbuhan, seperti pinang, bambu, kelapa, rotan, janur kuning, kunyit, kayu jati, daun agel, dan pohon pisang, tidak hanya dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga menjadi simbol yang mengandung pesan tentang kesucian, kebersamaan, keteguhan, penghormatan, hingga keberlanjutan kehidupan.
Disajikan dengan bahasa yang ringan, edukatif, dan mudah dipahami, buku ini memperkenalkan kekayaan etnobotani sebagai bagian penting dari warisan budaya Indonesia. Setiap pembahasan mengajak pembaca melihat bahwa tumbuhan bukan sekadar sumber daya alam, melainkan juga media pewarisan nilai, identitas, dan kearifan lokal. Buku ini menjadi bacaan yang menarik bagi pelajar, mahasiswa, pendidik, peneliti, maupun masyarakat umum yang ingin mengenal lebih dekat makna filosofis tumbuhan dalam tradisi Nusantara sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian budaya dan lingkungan.
| Detail Buku | |
| Penulis Buku | Dr. La Ode Aris, S.Sos., M.A. La Ode Irfan, S.Sos. Muh. Husriadi, S.AB., M.AB. |
| Editor | Saskia Putri Nabilla, S.Hum. |
| Penyunting | Amalia Maulani, S.Ak. |
| Desain Sampul & Tata Letak | Sinta Oktavia, S.T |
| Penerbit | CV. NUSANTARA PRESS INDONESIA |
| Kategori | Ilmu Lingkungan |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Ukuran | UNESCO (15,5 x 23) cm |
| Jumlah Halaman | 148 Hal |




Ulasan
Belum ada ulasan.