Buku ini membahas tentang hubungan ilmu pengetahuan, tanggung jawab moral ilmuwan, dan epistemologi Islam secara sistematis. Pembahasan dimulai dari pentingnya etika ilmuwan dalam perkembangan sains dan teknologi, lalu dilanjutkan dengan konsep pengetahuan menurut Islam, klasifikasi ilmu, serta hierarki pengetahuan. Keunggulan buku ini terletak pada upayanya menjelaskan bahwa ilmu tidak berdiri sendiri, tetapi harus terintegrasi dengan tauhid, wahyu, akal, kemanusiaan, dan kehidupan. Bab tentang sumber pengetahuan juga kuat karena menempatkan pancaindra, akal, Al-Qur’an, dan Sunnah sebagai dasar pembentukan ilmu yang seimbang. Selain itu, pembahasan kurikulum memberi nilai praktis karena menunjukkan bagaimana integrasi pengetahuan dapat diterapkan dalam pendidikan. Kehadiran pemikiran Ibnu Khaldun memperkaya isi buku dengan perspektif tokoh klasik Islam. Buku ini layak dibaca oleh pelajar, pendidik, dan pemerhati pendidikan Islam karena menawarkan pandangan ilmiah sekaligus religius tentang hakikat ilmu.
| Detail Buku | |
| Penulis Buku | Dr. Taufik Mukmin, S. Pd.I, M.Ed. |
| Editor | Nur Aisyah, S.Hum |
| Penyunting | Amalia Maulani, S.Ak. |
| Desain Sampul & Tata Letak | Sinta Oktavia, S.T |
| Penerbit | CV. NUSANTARA PRESS INDONESIA |
| Kategori | Filsafat Islam |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Ukuran | UNESCO (15,5 x 23) cm |
| Jumlah Halaman | 171 Hal |


Ulasan
Belum ada ulasan.